by admin | Feb 9, 2011 | Berita
Pembantu Rektor III bidang kemahasiswaan ISI Denpasar, Drs. I Made Subrata,M.Si. dalam laporannya pada acara Pelatihan Penulisan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa ISI Denpasar, Senin (7/2) mengatakan bahwa pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa penerima beasiswa. Bagi mahasiswa penerima beasiswa yang tidak aktif mengikuti kegiatan kampus akan dievaluasi kembali, katanya. Jumlah seluruh mahasiswa peserta pelatihan adalah sebanyak 160 orang dengan 35 dosen pendamping.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Rektor ISI, yang merasa sangat bangga dengan berbagai prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa ISI Denpasar. Dua mahasiswa ISI, yang baru saja usai mengikuti MIT Student Mobility Program di Thailand juga disebut-sebut Rektor sebagai inspiring achievement . “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa yang ikut dalam pelatihan ini, karena lulusan perguruan tinggi dituntut untuk memiliki academic knowledge, skill of thinking, management skill, serta communication skill, yang akan tercermin dalam kemampuan problem solving. Demikian juga kepada para dosen pembimbing yang selalu bekerja keras untuk kemajuan mahasiswa,”papar Prof. Rai.
Pelatihan yang diselenggarakan selama dua hari ini, Senin 7/2 s/d Selasa 8/2, menghadirkan empat nara sumber, dua diantaranya dari ISI Denpasar, Dr. Ni Luh Sustiawati,M.Pd. dan Drs. A.A. Gde Rai Remawa, M.Si., sedangkan nara sumber lainnya dari UNUD dan UNDIKSA, masing-masing Ir. I Ketut Sardiana, M.Si. dan Drs.I Ketut Sudiana, M.Kes. Animo mahasiswa dalam mengikuti pelatihan ini sangat tinggi, tercermin dari munculnya gagasan-gagasan baru setelah mendengar pemaparan para pemakalah.
“Kegiatan Pelatihan PKM ini merupakan program DIKTI yang harus kita ikuti, untuk menyiapkan SDM cerdas, kreatif serta produktif, berakhlak tinggi, serta berkarakter dan berbudi luhur,”ujar Sustiawati, koordinator PKM ISI Denpasar yang juga menjabat sebagai PD III bidang kemahasiswaan Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar.
Humas ISI Denpasar melaporkan.
by admin | Feb 8, 2011 | Berita
Dari Pengumuman Hasil Evaluasi Program Kreativitas Mahasiswa 4 bidang Nomor: 115/D3/KPM/2011 tanggal 7 Februari 2011, yang berisi:
Diberitahukan dengan hormat bahwa Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Pendidikan Tinggi telah melakukan seleksi proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 4 bidang untuk pendanaan tahun anggaran 2011.
Sehubungan dengan hal tersebut, bersama ini kami sampaikan daftar hasil evaluasi proposal PKM 4 bidang bagi perguruan tinggi yang lolos seleksi dan diterima untuk didanai (daftar terlampir). Untuk mekanisme pendanaanya akan dilakukan kontrak kerja denganPembantu/Wakil Rektor/Ketua/Direktur bidang kemahasiswaan. Untukmaksud tersebut, bersama ini kami kirimkan daftar isian (terlampir) untuk diisi dan mohon segera dikirim kembali melalui fax. No. (021)5731846, 57946085 dan email : [email protected]This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it paling lambat tanggal 18 –Februari 2011
Mengingat pelaksanaan kegiatan PKM tahun 2011, dimulai bulan Januari2011 dan akan dimonitoring pada bulan Mei 2011, kami mohon agar Saudara segera menugaskan mahasiswa yang bersangkutan untuk melaksanakan kegiatan, serta melakukan pemantauan pelaksanaanya.
Dari pengumuman DP2M di atas, ISI Denpasar memperoleh 5 judul program PKM antara lain
1. Pelatihan Tata Rias Bali Di Salon-Salon Kecantikan Desa Mengwi Oleh Ni Komang Tri Paramityaningrum
2. Pengenalan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Pelatihan Tari Jangger Pada Siswa SD Negeri 4 Sukawati Gianyar Oleh Ni Made Sri Lantini Rahayu
3. Pura Pagulingan Sebagai Wisata Purbakala Dan Cagar Budaya Nasional Oleh I Nyoman Trisna Jaya
4. Pengenalan Peninggalan Sejarah Kebudayaan Sakral (Tari Baris Pendet) Sebagai Pelengkap Upacara Keagamaan Di Desa Adat Tanjung Bungkak Kota Denpasaroleh I Kadek Bhaswara Dwitya
5. Dampak Teknologi Terhadap Minat Berkesenian Anak Muda Di Br. Mas Bedulu Oleh Pande Nyoman Artawa
– Surat Pengumuman
– Daftar Peserta Lolos Seleksi
– Daftar Isian Kontrak
by admin | Feb 8, 2011 | Berita, pengumuman
PENGUMUMAN
Nomor: 135/I5.1.10/PP/2011
Kepada Mahasiswa FSRD ISI Denpasar yang telah mendaftar Tugas Akhir (TA) Semester Genap 2010/2011 diharapkan berkumpul pada:
Hari/Tanggal : Senin, 14 Pebruari 2011
Jam : 10.00 Wita
Tempat : Gedung PUSDOK ISI Denpasar
Acara : Pengarahan dari Pembantu Dekan I
Demikian kami sampaikan untuk dapat dilaksanakan. Terima kasih.
Denpasar, 8 Pebruari 2010
A.n. Dekan
Pembantu Dekan I,
Drs. Olih Solihat Karso, M.Sn
NIP. 196107061990031005
by admin | Feb 8, 2011 | Berita
Hari ini, Selasa (8/2), I Ketut Kodi,S.SP.,M.Si., dalang ternama yang telah berkiprah dengan wayang selama lebih dari 33 tahun ini, terbang ke India bersama Sekjur Jurusan Pedalangan, I Nyoman Sukerta,SSP.,M.Si., serta dua mahasiswa Jurusan Pedalangan, I Bagus Brata Natyam dan I Made Sukarsa yang akan turut serta menjajakan kepiawaiannya di India.
Rektor ISI, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A. didampingi Kejur Pedalangan serta Dekan Fakultas Seni Pertunjukan, mengungkapkan rasa bangganya karna pihak CCI (The Craft Council of India) telah memberi kepercayaan kepada ISI Denpasar untuk turut serta dalam acara “Bali Puppets Meet India Puppets”, di Lalit Kala Academy, Chennai, India dari tanggal 9-18 Februari 2011 mendatang. “Kesempatan emas ini adalah ajang promosi seni budaya Bali ke tingkat internasional, dan juga diharapkan muncul gagasan untuk pertukaran dosen dan mahasiswa ISI Denpasar ke India setelah kegiatan ini,” harap Prof Rai.
Kodi, dosen Jurusan Pedalangan Fakultas Seni Pertujukan ISI Denpasar dipilih bersama Sukerta dan dua mahasiswa untuk menghadiri undangan tersebut, tentu karena kepiawaian dan kompetensi yang sudah tidak diragukan lagi. Para dalang ISI Denpasar ini akan bertemu dalam workshop dan pementasan dengan seniman asal Kerala, Andhra Pradesh, Karnataka, Thailand. Dalam acara yang akan berlangsung selama 10 hari tersebut, mereka akan mempertunjukkan tehnik dan cara pembuatan wayang. Selain itu akan diadakan pementasan wayang untuk menghibur masyarakat India.
“Kami sangat bangga diberi kesempatan untuk menghadiri acara tingkat internasional ini yang diselenggarakan di India, karena wayang yang merupakan bagian dari agama hindu, tidak bisa terlepas dari budaya India, seperti kisah Mahabharata dan Ramayana,”ujar Kodi. Hal senada juga diungkapkan Sukerta, bahwa dengan keikutsertaan ISI Denpasar dalam acara tersebut, ISI Denpasar dapat mempromosikan seni budaya Bali secara ideology ke dunia internasional, lebih-lebih seni budaya Bali sudah sangat tersohor dan dicintai oleh masyarakat dunia.
Humas ISI Denpasar Melaporkan
by admin | Feb 7, 2011 | Artikel, Berita
Kiriman: I Wayan Eka Laksana Satiaguna, Prodi. Desain Interior
Arsitektur adalah salah satu karakteristik unik dari negeri Thailand yang tercermin dari gaya hidup, nilai-nilai, dan kepercayaan yang diwariskan turun temurun. Arsitektur Thailand adalah disiplin yang telah dikembangkan dan disempurnakan sebagai ekspresi keindahan dari kebudayaan Thailand yang secara unik telah disesuaikan dengan gaya hidup orang-orang dan iklim dari negara ini. Orang-orang Thailand memiliki rasa keterikatan yang kuat terhadap tempat tinggal dan juga tempat kelahiran mereka. Style perumahan dan gaya hidup mungkin berubah, tetapi bagaimana pun sikap dan rasa hormat orang-orang Thailand terhadap tempat tinggal mereka pada dasarnya masih sama. Intensitas rasa keterikatan terhadap rumah diantara generasi baru sekarang ini mungkn saja tidak sekuat seperti dulu, tapi tetap hidup. Rumah tidak hanya sebagai tempat tinggal, juga sebagai pusat kehidupan, kasih sayang, ramah tamah, bahkan sebagai tempat pengungsian jika diperlukan pada saat banjir musiman melanda. Setiap daerah memiliki karakteristik perbedaan yang beragam seperti gaya tengah (Ruen Thai Pak Glang) mendapat pengaruh dari Budhisme yang sangat kental, gaya utara (Ruen Galae) pengaruh Lana style, gaya selatan (Ruen Thai Muslim) bernafaskan arsitektur muslim, dan gaya daerah timur laut (Ruen Isaan). Sebagai perwujudan dari sosial dan budaya Thailand, gubahan maupun desain bangunan rumah Thailand pada jaman dulu adalah untuk hidup bersama dan menghabiskan waktu bersama antara anggota keluarga oleh karena itu rumah tradisionalnya memiliki sub-rumah pada satu platform. Semua anggota keluarga dapat berkumpul dan menikmati hari-hari bersama. Layaknya negara yang berada di kawasan tropis menjadikan arsitektur tradisional Thailand juga sangat dipengaruhi oleh iklim yang panas dan hujan yang sering menimbulkan banjir musiman.
Arsitektur Tradisional Thailand Selengkapnya