by admin | Oct 13, 2011 | Berita
Sejumlah 124 dosen, pegawai dan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar sore ini, Rabu (12/10) akan bertolak ke Solo, untuk menghadiri Festival Kesenian Indonesia (FKI) ke VII dari tanggal 14-16 Oktober, dan akan dibuka secara resmi oleh Mendiknas pada tanggal 14 mendatang di ISI Surakarta. ISI Denpasar akan tampil pada acara pembukaan dengan gamelan Gong Gede, Semar Pegulingan Saih Pitu, Selonding, serta Pegambuhan. Selain itu ISI Denpasar, selain 6 Institusi Seni lainnya di Indonesia yang merupakan anggota dari BKS PTSI (Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Seni Indonesia) akan menampilkan tari Cak bertajuk “Cak-Cupak”
Tarian ini berkisah tentang kisah asmara Putri Raja Wiranantaja dari Kediri yang bernama Raden Galuh Laksmi. “Cak-Cupak” dibawah binaan Wayan Sudana, IB Mas, serta I Gede Oka Surya Negara ini menampilan mahasiswa dan dosen dari Fakultas Seni Pertunjukan yang ditata apik dan sangat menarik oleh ketiga seniman tersebut. Selain menampilkan tabuh dan Tari Cak, beberapa mahasiswa ISI Denpasar juga telah menghadiri workshop teater dan workshop kolaborasi sejak awal Oktober yang lalu, yang akan dipentaskan pada hari kedua dan ketiga FKI.
Rektor ISI Denpasar, Prof.Dr. I Waya Rai.S., M.A. yang juga menjabat sebagai Ketua BKSPTSI periode 2009-2011 akan tampil membawakan makalah dalam Seminar Internasional tentang Vokal. Selain Prof. Rai akan hadir Prof. Sri Hastanto dari ISI Surakarta, serta Edward Herbest dari USA. Seminar internasional tentang Film juga akan menghadirkan pembicara Philip Ceah dari Singapore serta Leo Hobaica dari USA.
Pada tanggal 15 dan 16 akan diadakan pertunjukan hasil workshop serta pameran seni rupa. Pembantu Rektor IV Bidang Kerjasama ISI Denpasar, I Wayan Suweca, S.Skar., M.Mus.yang memimpin langsung rombongan ISI Denpasar ke FKI VII, ditemui di sela-sela acara latihan persiapan FKI VII mengatakan bahwa persiapan ISI Denpasar sudah maksimal. “Persiapan dan latihan tekun yang telah dilaksanakan akan memberikan hasil pementasan yang maksimal juga. Kami atas nama Pimpinan sangat berterima kasih atas kerja keras dan semangat seluruh Dosen, Mahasiswa, dan pegawai untuk kesuksesan penampilan ISI Denpasar di FKI nanti,”pungkasnya.
by admin | Oct 12, 2011 | Berita, pengumuman
PENGUMUMAN
KEPADA MAHASISWA BARU FSRD ISI DENPASAR ANGKATAN 2011 DAN MAHASISWA LAMA YANG BELUM MENGIKUTI KERSOS DIWAJIBAKAN MENGIKUTI KERSOS PADA TANGGAL 6 NOPEMBER 2011.
PENDAFTARAN DIBUKA TANGGAL 17 – 28 OKTOBER 2011 DI LOKET AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN FSRD ISI DENPASAR.
BIAYA RP 100.000/MAHASISWA.
DEMIKIAN PENGUMUMAN INI DIBUAT UNTUK DILAKSANAKAN SEKIAN DAN TERIMAKASIH
DENPASAR, 12 OKTOBER 2011
KA. SUB. BAG. AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN
FSRD ISI DENPASAR
TTD
I KETUT SUWITRA, SE
NIP: 197904272001121003
by admin | Oct 12, 2011 | Berita, Galeri
Nama : Ni Nyoman Dinna Arwati
NIM : 2004.02.01.1.0004
Program studi : Seni Rupa Murni
Minat : Seni Lukis
Pembimbing I, Drs. I Made Yasana, M. Erg
Pembimbing II, Dra. Ni Made Purnami, M. Erg
Masa kanak-kanak merupakan masa yang penuh dengan keceriaan, dan kejadian-kejadian yang sangat berkesan, serta banyak kenangan-kenangan yang tidak terlupakan hingga dewasa. Apabila pencipta amati aktivitas anak dalam keseharian, seperti bermain di dalam rumah dan di luar rumah, dengan teman ataupun sendirian, dimana dalam dunia anak-anak dapat dijumpai gerak-gerik yang lucu, lugu, gembira penuh dengan keceriaan has anak-anak. Yang paling menonjol terlihat pada sikap anak-anak adalah kepolosan, keluguan dan kejujuran.
Pada masa kanak-kanak mereka mempunyai sifat lugu, jujur melakukan apa yang ingin dilakukannya tanpa dibuat-buat. Anak-anak sangat menikmati sampai-sampai anak-anak lupa dengan rasa capek, lelah, panas dan terkadang lupa dengan kegiatan yang harus mereka kerjakan.
Dunia anak-anak adalah dunia penuh beraneka ragam aktivitas. Dari aktivitas anak yang sedang melakukan kegiatan bermain, yang dilakukannya itulah yang membangkitkan ide dan menggugah kenangan pada saat masa tersebut dan memvisualkannya ke dalam seni lukis. Dalam perwujudannya, pencipta menggunakan berbagai unsur-unsur seni rupa seperti : garis, warna, ruang, bentuk dan tekstur. Pencipta juga menerapkan prinsip – prinsip estetika yang terbentuk dari penyusunan komposisi, proporsi, pusat perhatian, keseimbangan, irama, kesatuan, harmoni dan kontras. Proses penciptaan melalui beberapa tahapan yaitu, proses eksplorasi, proses preparation, proses experimen, proses forming dan proses finishing. Dalam wujud karya ada dua aspek, yaitu aspek ideoplastis yang menyangkut ide atau gagasan, yaitu berawal dari pembuatan sketsa dan aspek fisikoplastis yang menyangkut tentang teknik palet penggarapan elemen visual. Serta unsur-unsur seni di dalamnya dengan jumlah karya 15 dengan judul Aktivitas Anak.
Kata kunci : seni lukis, aktivitas, anak-anak.



by admin | Oct 11, 2011 | Artikel, Berita
Kiriman I Made Merta Kesuma, Mahasiswa PS. Desain Interior ISI Denpasar.
1. Latar Belakang Pemilihan Konsep
Saat ini kebutuhan manusia tidak lagi hanya berkisar pada makan dan minum. Seiring dengan perkembangan zaman, tuntutan hidup juga terus meningkat. Hampir 70% penyakit disebabkan oleh stres, atau dipicu bila seseorang dalam keadaan stres, sehiingga dibutuhkan suatu tempat yang bisa memberi ketenangan, kedamaian, dan kenyamanan bagi badan, pikiran, dan jiwa. ( Suambara, 2005, hal. iii ). Untuk itu dibutuhkan sebuah tempat yang asalh satunya adalah Asram. Asram adalah Tempat belajar sepiritual dan kehidupan atau juga tempat melakukan tapa berata, yoga, dan semadi.
Penjabaran Konsep
Konsep umum yang di gunakan adalah Tri Sarira yang mempunya pengertian:
– Tiga lapisan/ selubung mahluk hidup secara jasmani maupun rohani. ( Centanananda,1999 )
– Tiga unsur pokok lapisan badan ( Oka, 2009)
– Tiga badan ( Risikesa 1999 )
Bagian – bagian Tri Sarira adalah:
a.Sthula Sarira
yaitu badan kasar yang didapat di tingkatan alam terendah atau bhur loka ini.Sthula sarira terjadi dari Panca Tan mantra dan Panca Maha Bhuta.
Bagian bagian Panca Tan Mantra :
1. Ganda Tan Mantra : sari suara
2. Rupa Tan Mantra : sari warna
3. Sparsa Tan Mantra : sari rabaan
4. Rasa Tan Mantra : sari rasa
5. Sabda tan mantra : sari suara
Kemudian Panca Tanmantra berubah menjadi Panca Maha Bhuta.
Bagian bagian Panca Maha Bhuta 9 lima unsure alam ):
1. Pertiwi/ tanah membentuk zat padat
2. Teja/ api membentuk zat panas
3. Bayu/ angin membentuk zat udara
4. Apah membentuk zat cair
5. Akasa membentuk zat ether
kelima unsur ini akan membentuk: kulit, daging, urat – urat, kuku, tulang, darah, rambut, sumsum, dan sebagainya.
– Pada makhluk hidup, tubuh atau badan adalah bagian fisik materi manusia atau hewan, yang dapat dikontraskan dengan roh, sifat, dan tingkah laku.
Tubuh sering digunakan dalam konteks dengan penampilan, kesehatan, dan kematian.
Tubuh seseorang yang telah meninggal disebut mayat atau jenazah. Tubuh hewan yang mati disebut bangkai. Ilmu yang mempelajari fungsi tubuh adalah anatomi. ( Wikipedia2010 ).
b. Suksma Sarira
Suksema Sarira ialah Pikiran (Artana, 2010, hal. 10 ). Pikiran ialah gagasan dan proses mental. Berpikir memungkinkan seseorang untuk merepresentasikan dunia sebagai model dan memberikan perlakuan terhadapnya secara efektif sesuai dengan tujuan, rencana, dan keinginan. Kata yang merujuk pada konsep dan proses yang sama diantaranya pemahaman, kesadaran, gagasan, dan imajinasi. ( Wikipedia 2011 ). Suksma sarira memiliki hubungan dengan Panca Maya Kosa yaitu lima pembungkus dari badan halus yang terdiri dari :
1. Anamaya kosa: badan dari sari makanan
2. Pranamaya kosa: badan dari sari nafas
3. Manomaya kosa: badan dari sari pikiran
4. Wijnanamaya kosa: badan dari sari pengetahuan
5. Anandamaya kosa: badan kebahagian
– Tri Antahkarana yaitu tiga unsur yang mempengaruhi diri
- Manas : adalah alam pikiran yang dipengaruhi oleh tri guna yaitu tiga tali pengikat yang terdidi dari :
– Satwam adalah sifat baik yang akan melahir jiwa manusia dialam kesenangan
– Rajas yaitu sifat hawa nafsu, pamerih,
– Tamas ialah sifat bodoh, berpikir tidak waras, malas dan banyak tidur
2. Budhi : yaitu kecerdasan
3. Ahamara yaitu kekuatan yang akan menghasilkan rasa ego
1.Panca Budhindriya yaitu lima indriya untuk mengetahui yang terdiri dari:
1. Srotendriya: indriya pada telinga
2. Tuakindriya: indriya pada kulit
3. Caksuindriya: inrdriya pada mata
4. Jihwendriya: indriya pada lidah
5. Granendriya: indriya pada hidung
2. Panca Karmendriya yaitu lima indriya pelaku yang terdiri dari:
1. Panindriya: indriya pada tangan
2. Padendriya: indriya pada kaki
3. Garbhendriya: indriya pada perut
4. Upasthendriya: indriya pada kelamin laki-laki
Bhagendriya: indriya pada kelamin wanita
5. Payuwindriya: indriya pada anus
Pikiran ialah gagasan dan proses mental. Berpikir memungkinkan seseorang untuk merepresentasikan dunia sebagai model dan memberikan perlakuan terhadapnya secara efektif sesuai dengan tujuan, rencana, dan keinginan. Kata yang merujuk pada konsep dan proses yang sama diantaranya pemahaman, kesadaran, gagasan, dan imajinasi. ( Wikipedia 2011 ). Berpikir melibatkan manipulasi otak terhadap informasi, seperti saat kita membentuk konsep, terlibat dalam pemecahan masalah, melakukan penalaran, dan membuat keputusan
c. Antahkarana Sarira
Antakarana Sarira adalah Jiwa (Artana, 2010, hal. 10 ). Antahkarana Sarira Merupakan badan penyebab atau atman / jiwa yaitu percikan – percikan kecil Sang Hyang Widhi yang ada dalam Mahluk Hidup. Dalam hal ini Sang Hyang Widhi/Tuhan Ynag Maha Esa disebut Parama Atma yaitu atma yang tertinggi. Atma inilah yang menyebabkan manusia atau mahluk lainya bisa hidup. Dalam diri manusia Atma itu disebut Jiwatman sedangkan Atma yang ada pada hewan disebut Janggama dan Atma yang menjiawai tumbuh – tumbuhan disebut Sthawara. Tetapi diantara manusia, binatang, dan tumbuh – tumbuhan, hanya manusia yang paling lengkap memilki tiga cir- ciri hidup yang disebut dengan istilah Tri Premana yaitu tiga zat hidup.
Konsep Desain Interior Asram Lembah Bayam selengkapnya
by admin | Oct 11, 2011 | Berita
Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menerima 58 mahasiswa dari 22 negara untuk mempelajari serta mendalami tabuh dan tari Bali dalam tahun kuliah 2011/2012.
Mahasiswa asing penerima Darmasiswa dari Pemerintah Indonesia itu secara resmi diterima Rektor ISI Denpasar Prof Dr I Wayan Rai S di dampingi para pembantu rektor, dekan dan dosen di lingkungan lembaga pendidikan tinggi seni di kampus setempat, Jumat (7/10).
Prof Rai mengatakan, jumlah mahasiswa asing yang diterima kali ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 54 orang berasal dari 18 negara.
Mereka akan melanjutkan pendidikan di Fakultas Seni Pertunjukan jurusan seni tari 18 orang dan jurusan seni karawitan 14 orang.
Selain itu, juga di Fakultas Seni Rupa dan Desain jurusan seni rupa murni delapan orang, seni kriya delapan orang, seni fotografi sembilan orang dan seni desain seorang.
Prof Rai menambahkan, mahasiswa asing tersebut paling banyak berasal dari Polandia 12 orang, menyusul Hungaria delapan orang, Jepang tujuh orang, Amerika Serikat lima orang serta Afrika Selatan dan Slovakia masing-masing tiga orang.
Selain itu, juga dari Slovenia, Spanyol dan Rusia masing-masing dua orang serta Argentina, Australia, Bangladesh, Belgia, Ceko, Serbia Montenegro, Ukraina, Venezuela, Yunani, Madagaskar, Uzbekistan, Brazil serta China masing-masing seorang.