M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Evaluasi Perguruan Tinggi Harus Independen

Oct 11, 2010 | Berita

JAKARTA Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) mengkaji usulan permintaan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) untuk mengevaluasi keberadaan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). “Bapak Mendiknas dan jajarannya akan mengkaji usulan APTISI tersebut,” kata Staf Khusus Mendiknas Bidang Komunikasi Media, Sukemi, di Jakarta, Minggu (10/10.
Menurut Sukemi, Mendiknas M Nuh berpendapat seandainya tim penilai itu dianggap kurang, maka jumlahnya akan ditambah tetapi tetap menjaga independensinya. “BAN PT itu memiliki asesor atau tim penilai yang sudah layak. Nah,
kalau ada keinginan adanya lembaga lain selain BAN maka harus dikaji secara serius dan matang. Apakah mampu menjaga independensi dan apakah tidak melanggar Undang Undang,” kata Sukemi.
Menurutnya, seandainya ada dua atau tiga lembaga seperti BAN harus mempunyai kredibilitas yang sama dari sudut independensi. Bila kinerja BAN PT selama ini dinilai kurang, perlu ditingkatkan dengan menambah jumlah anggotanya yang kredibel dan independen. “Pergantian anggota dan pengurus BAN PT ada ketentuannya sesuai aturan yang berlaku,” cetusnya.
Ditanya adanya kinerja BAN PT yang tidak kredibel dalam memberikan penilaian terhadap PT terkait, Sukemi menjelaskan terdapat dua persoalan ketika suatu program mendapat nilai A lalu berubah menjadi B. “Nah, yang terjadi apakah standar penilainnya dinaikan atau PT yang bersangkutan tidak menjaga mutu. Yang jelas, penilaian dilakukan tidak hanya sekali,” tukasnya.
Ia menambahkan kredibilitas BAN PT terutama pada independensi. “Asesor itu dari PT-PT yang berbeda.Dalam penilaian jangan sampai ada intervensi. Misalnya, ada sebuah PT yang dinilai melakukan pendekatan dan lobi lobi, ini yang harus dijaga,” pungkasnya. (Bay/OL-8)

Penulis : Syarief Oebaidillah

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2010/10/10/174133/88/14/Evaluasi-Perguruan-Tinggi-Harus-Independen

Categories

Berita Terkini

Loading...