M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Istana Presiden Tampaksiring Bali Rancangan Arsitektur Bercorak Nasional

Kiriman : I Gede Mugi Raharja (Dosen Prodi Desain Interior FSRD ISI Denpasar)

Abstrak

Istana Presiden Tampaksiring merupakan Istana Presiden yang dibangun pada masa kemerdekaan. Desainnya bercorak Nasional dengan sedikit sentuhan estetika arsitektur tradisional Bali, dirancang oleh arsitek R.M. Soedarsono. Area istana, sebelumnya merupakan pesanggrahan Kerajaan Tampaksiring. Lokasi ini disukai Presiden Sukarno, karena udaranya sejuk. Setelah diijinkan membangun istana, barulah sejak 1957 dibangun Istana Presiden secara bertahap sampai 1963. Bangunan pertama adalah Wisma Merdeka untuk presiden dan keluarga, disusul Gedung Pameran dan Wisma Negara untuk tamu-tamu Negara. Di antara kedua wisma ini dibangun Jembatan Persahabatan yang dibangun di atas celah tebing. Selanjutnya dibangun Wisma Yudhistira untuk para menteri dan pejabat tinggi negara, serta Wisma Bima untuk para pengawal dan petugas keamanan. Terakhir dibangun wantilan atau pendapa. Yang paling menonjol pada Istana Tampaksiring adalah lansekapnya yang luas dapat mengimbangi unit-unit bangunannya yang terpisah-pisah. Rancangan Istana Presiden Tampaksiring juga mempertimbangkan rakyat. Sehingga masyarakat sekitar leluasa melewati istana melalui jalan setapak saat akan mengambil air, mandi atau bersembahyang ke Pura Tirta Empul. Renovasi yang dilakukan pada 2003, dimaksudkan agar Istana Tampaksiring sesuai dengan perkembangan zaman, agar setara dengan hotel berbintang lima.

Kata Kunci: Pesanggrahan, Corak Nasional, Rakyat, Renovasi, Bintang lima.

Selengkapnya dapat unduh disini

Pengumuman E-Lelang Pemilihan Langsung

Nomor : 013/IT5/ULP/ISI/VIII/2016

POKJA pengadaan barang/jasa pada Institut Seni Indonesia Denpasar Tahun Anggaran 2016 akan melaksanakan E-LELANG PEMILIHAN LANGSUNG untuk paket pekerjaan jasa konstruksi secara elektronik sebagai berikut :

  1. Nama Paket Pekerjaan             : Rehab Gedung Travo dan Genset
  2. Lingkup Pekerjaan                    : Rehab dan Pembangunan
  3. Nilai Total HPS                   : Rp. 305.612.000,- ( Tiga Ratus Lima Juta Enam Ratus Dua Belas Ribu Rupiah )
  4. Sumber Pendanaan                   : DIPA Institut Seni Indonesia Denpasar T.A. 2016
  5. Persyaratan Peserta      : Paket pengadaan ini terbuka untuk penyedia barang/jasa yang memiliki pengalaman pada jasa pelaksana konstruksi bangunan pendidikan dengan kualifikasi kecil, dengan terlebih dahulu melakukan registrasi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)
  6. Pelaksanaan Pengadaan    : Pengadaan ini dilaksanakan secara elektronik, dengan mengakses aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik ( aplikasi SPSE) pada alamat LPSE Provinsi Bali
  7. Jadual Pelaksanaan Pengadaan : Jadual Pelaksanaan Pengadaan dapat dilihat pada Website LPSE Provinsi Bali

Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.

Denpasar,29 Agustus 2016

TTD

POKJA

Loading...