M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Usulan Pemberian Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya

Nomor : 3381/IT5.4.1/KP/2018                                                27 November 2018

Lamp  : 1 (satu) set

Hal     : Usulan Pemberian Tanda Kehormatan

Satyalancana Karya Satya Hari Pendidikan Nasional 2019

Yth.1. Dekan ………

  1. Ketua LP2MPP
  2. Kepala UPT…………
  3. Kepala Biro…………
  4. Kepala Bagian……..
  5. Kepala Subbagian……

Institut Seni Indonesia Denpasar

Dengan hormat kami sampaikan agar Bapak/Ibu segera menyampaikan nama-nama ASN yang berprestasi antara lain yang mempunyai kemampuan 4C, yaitu Critical Thinking, Creative, Communication, dan Collaboration.

Berkas usulan Tanda Jasa Kehormatan Satyalancana Karya Satya 10, 20, 30 tahun dari unit kerja saudara agar disampaikan ke sub bagian kepegawaian Rektorat ISI Denpasar.

Berkas masing-masing rangkap dua kami terima paling lambat tanggal 14 Desember 2018 terdiri dari :

  1. Fotokopi sah SK CPNS;
  2. Fotokopi sah SK kenaikan pangkat terakhir;
  3. Fotokopi sah SK jabatan (struktural, fung. tertentu, atau fung.umum);
  4. Fotokopi sah ijazah tertinggi yang dimiliki;
  5. Fotokopi sah konversi NIP;
  6. Fotokopi sah SKP tahun terakhir;
  7. Asli surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak (ditandatangani pejabat minimal eselon II, format terlampir);
  8. Asli Daftar Riwayat Hidup (format terlampir);
  9. Asli Surat Pernyataan mempunyai kemampuan 4C (format terlampir);
  10. Asli Surat Pernyataan mempunyai Jurnal Nasional atau Internasional yang terpublikasi atau masuk dalam Repository ISI Denpasar khusus untuk Tenaga Pendidik (format terlampir).

Demikian kami sampaikan dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

 

a.n. Rektor,

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan,

I GUSTI NGURAH SERAMASARA

NIP. 196202211984101001

Tembusan :

Rektor ISI Denpasar sebagai laporan

Berikut kelengkapannya bisa di unduh di bawah ini :

Blanko riwayat hidup

Surat Pernyataan Pertanggujawaban Mutlak

Surat Pernyataan Mempunyai Kemampuan 4C

Surat Pernyataan Keabsahan Karya Ilmiah

 

BOROBUDUR CARTOONIST FORUM 2 PAMERAN KARTUN ABAD VISUAL

Kiriman : I Wayan Nuriarta (Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar)

Abstrak

Borobudur Cartoonist Forum 2 (BCF 2) merupakan salah satu acara yang menghadirkan ratusan karya kartun. Acara yang berlangsung 22-23 September 2018 di Bumayasasta Boutique Art Gallery, Borobudur Jawa Tengah menghadirkan karya kartun yang berasal dari berbagai Negara. Adapun kegiatan selama BCF 2 adalah pameran kartun, seminar, diskusi dan lomba kartun. BCF 2 menghadirkan dua narasumber yaitu budayawan Erros Djarot dan seniman Heri Dono. Eros Djarot dalam paparannya mengatakan bahwa kartun memiliki peranan penting dalam paradigma perumusan strategi kebudayaan untuk membangun manusia yang lebih beradab dan berbudaya. Seniman Heri Dono melihat karya kartun sebagai sebuah karya seni (fine art). Karya-karya kartun baginya adalah karya seni yang juga mendapat ruang istimewa bagi penikmat. Ia mencontohkan karya-karyanya yang selama ini dikenal publik sebagai karya seni adalah sebuah karya kartunal. Kartun merupakan karya seni yang bernarasi yang mampu menghadirkan fakta sosial yang rumit secara sederhana kepada masyarakat. Dengan adanya fakta sosial ini, masyarakat diajak untuk berpikir reflektif dan kreatif dalam melihat persoalan.

Kata Kunci: Kartun, Abad Visual, Borobudur Cartoonist Forum 2

Selengkapnya dapat unduh disini

LUKISAN NYOMAN GUNARSA DI PUSAT DOKUMENTASI SENI ISI DENPASAR

Kiriman :I Wayan Nuriarta (Ps. Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar)

Abstrak

Gunarsa adalah seniman Bali asal Klungkung, ia melakukan penggalian nilai dan spirit yang terkandung dalam entitas budaya dan seni tradisional Bali pada lukisannya. Pada konteks ini, Gunarsa juga menyerap seni modern fine art (seni murni) melalui bangku akademis. Gunarsa melahirkan estetika ”baru” dari penggabungan kaidah-kaidah modern dengan nilai-nilai tradisi Bali. Karya-karya Gunarsa dengan kesadaran kuat mengangkat ikon-ikon ke-Bali-an kerap dibaca sebagai bentuk transformasi seni rupa tradisional Bali menuju seni rupa Bali modern. Gunarsa mengasah daya kreativitas berkeseniannya di ISI Yogyakarta pada tahun 1960 sampai 1967. Meminjam kebebasan gerak pada Action Painting Amerika, Gunarsa mengisi kanvasnya dengan goresan kuas membentuk figur penari. Gunarsa tidak bisa lepas dari spirit ke-Bali-annya dalam berkarya. Karyanya yang menunjukan Tiga Figur Penari dapat kita saksikan di Pusat Dokumentasi (Pusdok) Seni Lata Mahosadhi Institut Seni Indonesia Denpasar (ISI Denpasar). Karyanya tersebut tersimpan lama di Pusdok ISI Denpasar. Dalam karyanya, nilai-nilai tradisi mendapat ruang baru dalam interpretasinya. Berdasarkan pengamatan terhadap karya-karya Nyoman Gunarsa, dapat dirumuskan bahwa dua nilai yaitu; nilai tradisional dan modern berjalan beriringan dalam proses kreativitasnya. Kondisi ini yang membedakan karya-karyanya dengan modernitas di Barat. Karya-karya Gunarsa menampilkan fenomena modernitas yang berbeda dalam seni rupa Bali, nilai tradisi justru dikemas oleh Gunarsa dengan bahasa rupa modern yaitu gaya figuratif ekspresif, sebuah penyatuan dalam paradigma modern.

Kata Kunci: Lukisan, Gunarsa, Tradisi, Modern

Selengkapnya dapat unduh disini

 

Loading...