PENTING! Laporan Harta Kekayaan secara on-line melalui aplikasi SIHARKA
Laporan Harta Kekayaan secara on-line melalui aplikasi SIHARKA
Pengumuman-Pelaporan-SiharkaLaporan Harta Kekayaan secara on-line melalui aplikasi SIHARKA
Pengumuman-Pelaporan-SiharkaKiriman : I Putu Udiyana Wasista (Ps. Desain Interior
Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar)
Abstrak
Revolusi industri membawa perubahan pada teknologi desain dalam dunia arsitektur dan desain interior. Perkembangan cyber physical system sebagai salah satu poin dalam revolusi industri 4.0, membentuk sebuah sistem generatif dalam program komputer berbasis algoritma dalam mempermudah proses sintesa desain. Proses ini disebut dengan sistem parametrik. Sistem ini mensinergikan antara logika dan teknologi komputer dalam membentuk model desain. Sistem parametrik memberikan ruang dalam mengeksplorasi ide dalam proses desain, lengkap dengan kemampuan memperkirakan logika konstruktifnya. Hasilnya desainer mampu membuat bentuk plastis dan unik, serta lengkap dengan struktur yang memungkinkan dan logis.
Kata kunci : desain parametrik, revolusi industri 4.0, arsitektur, desain interior.
Selengkapnya dapat unduh disini
Kiriman : I Wayan Nuriarta (Jurusan Desain Komunikasi Visual FSRD ISI Denpasar)
Abstrak
Kartun merupakan karya visual yang representatif atau simbolik, dan Palemahan adalah konsep hubungan antara manusia dengan lingkungan (Tri Hita Karana). Kartun Palemahan pada pembahasan ini dimakudkan pada karya kartun yang menunjukan gambaran hubungan manusia dengan lingkungannya, hubungan manusia dengan alamnya. Konpopilan sebagai sebuah kartun yang hadir pada Koran Komapas Minggu 5 Mei 2019 menunjukan bahwa kartun ini menggambarkan tokoh manusia bercaping yang membuang sampah sembarangan di laut. Dengan memanfaatkan tiga panel, kartun ini memberikan gambaran bahwa sampah plastik menjadi ancaman bersama dalam kehidupan. Ancaman tersebut dimulai dari banyaknya satwa yang mati karena telah memakan sampah plastik yang sudah membanjiri lautan. Kematian ikan paus, kura-kura hinga burung-burung telah lama kita dengar dan baca pada media massa. Penyebab kematiannya adalah sampah plastik. Kartun konpopilan ini memberikan kritik terhadap manusia yang sering membuang sampah sembarangan. Kritik tersebut juga menunjukan bahwa siapapun yang dengan sembarangan merusak lingkungan, maka lingkungan akan membalasnya dengan cara serupa. Manusia yang ‘menyakiti’ lingkungan akan berdampak pada hal sebaliknya yaitu alam tidak akan memberikan kebahagian, namun justru alam akan menghadirkan bencana.
Kata Kunci: Kartun, Tri Hita Karana, Sampah Plastik, Lingkungan
Selengkapnya dapat unduh disini
Kiriman : I Gusti Ngurah Ardana dan A.A. Gede Ardana (Dosen PS. Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar)
Abstrak
Pada paper ini dibahas tentang hasil penelitian yang menggambarkan model interior lobi rumah sakit, yang didesain berdasarkan kebijakan sistem pelayanan sehingga memengaruhi interaksi antara karyawan dengan pengunjungnya. Pada dasarnya, pengunjung dan karyawan rumah sakit sama-sama ingin dapat berinteraksi secara terbuka. Pengunjung berharap dapat bertatap muka secara langsung, begitu juga dengan karyawan ingin merefleksikan sikap empati. Hanya saja, tidak semuanya dapat dipenuhi karena masih ada bagian yang harus dibatasi tetapi masih tetap mampu mengesankan sifat keterbukaan. Refleksi sikap empati merupakan bentuk pelayanan yang mencerminkan suasana hati yang sama, sehingga tumbuh sikap percaya pengunjung kepada rumah sakit untuk mengelola kesehatannya karena merasa diterima sebagai keluarga. Oleh karena itu, model desain interior yang dikembangkan pada lobi rumah sakit harusnya berpedoman pada sifat interaksi antara karyawan dan pengunjung yang membutuhkan suasana familiar bahkan sikap empati. Agar gambaran desain interior tersebut menjadi lebih faktual, maka disajikan salah satu model desain interior lobi rumah sakit swasta di Kota Denpasar yang memang sudah dikembangkan berdasarkan harapan pengunjung serta keinginan karyawan dan kebijakan manajemen rumah sakit. Berdasarkan fakta visual yang sudah diperoleh di lokasi penelitian, dapat disimpulkan bahwa zona aktivitas pada lobi rumah sakit ini dibagi menjadi dua bagian utama yaitu: (1) zona pelayanan untuk mengesankan sikap empati, didesain terbuka serta hanya dibatasi oleh meja kerja berukuran tinggi 70 Cm; dan (2) zona pelayanan untuk mencerminkan sifat familiar yang dipisahkan oleh kaca transparan serta meja berukuran tinggi 110 Cm karena ada transaski keuangan dan pengelolaan obat-obatan.
Kata kunci: karyawan, pengunjung, interaksi terbuka dan empati.
Selengkapnya dapat unduh disini