Keringanan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Program Pascasarjana ISI Denpasar
Surat-Keringan-SPP-Pascasarjana-dan-LampiranKeringanan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Program Pascasarjana ISI Denpasar
Keringanan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Program Pascasarjana ISI Denpasar
Pengumuman Terlampir
Pengumuman-Pengumpulan-File-Screenshot-Daring-Penerima-Paket-Data-FinalKiriman : Nyoman Dewi Pebryani (Dosen Desain Mode ISI Denpasar)
Abstract
Understanding perspective from the artisans is the unique approach in this study since most of the studies in pattern analysis and classification ignore the individuals or artisans who design and create the patterns. Most of the research about pattern analysis has been conducted by surveying the patterns or collecting the data from the reliable sources without trying to engage with the artisans and understand their culture and worldview. The pattern analysis that does not take into consideration the artisan’s perspectives will be misguided, since it proceeds from the researcher’s limited interpretation of the patterns, without any regard for the context in which the patterns were created and appreciated.
Keywords: pattern analysis, creators’ perspective, design, symmetry
Selengkapnya dapat disini
Kiriman : Dr. N.K. Dewi Yulianti, S.S., M.Hum. (Program Studi Karawitan, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar)
Abstrak
Tulisan ini menguraikan tentang pentingnya tetap menjaga etika moral dalam kehidupan termasuk kehidupan kampus khususnya kegiatan belajar mengajar, pada masa pandemi Covid-19 terutama saat memasuki masa new normal. Tulisan ini akan menjadi catatan pembelajaran selama pandemi Covid-19 yang meresahkan setiap orang dan telah merenggut banyak korban jiwa.
Ada tiga hal utama yang dijelaskan dalam tulisan ini, yaitu tentang (1) kegiatan belajar mengajar (KBM) di masa pandemi Covid-19; (2) dampak positif dan negatif pandemi Covid-19 ; (3) menjalani new normal era dalam kegiatan belajar mengajar tanpa mengurangi etika moral.
Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah dengan mengumpulkan data dari mahasiswa yang mengikuti pelajaran bahasa Inggris di Fakultas Seni Pertunjukan dan juga semua mahasiswa ISI Denpasar yang mengikuti kelas TOEFL preparation dari kedua fakultas (Fakultas Seni Pertunjukan dan Seni Rupa dan Disain), peserta Darmasiswa ISI Denpasar yang secara umum menjelaskan bahwa pada masa pandemi Covid-19 mereka tetap bisa mengikuti kegiatan belajar dengan baik dengan pembelajaran daring. Selain dampak positif seperti meningkatnya kemampuan mahasiswa dan dosen dalam menggunakan platform pembelajaran daring, dampak negatif pandemi Covid-19 juga dirasakan seperti meningkatnya biaya paket data internet. Hal yang terpenting adalah bagaiman menjalani new normal era dalam kegiatan belajar mengajar tanpa mengurangi etika moral dengan tetap saling menghormatri tanpa harus bersalaman, berpelukan, cipika-cipiki ataupun salam cium.
Kata kunci: pandemi covid-19, kegiatan belajar mengajar, etika normal, new normal
Selengkapnya dapat unduh disini